LHOKSEUMAWE – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Malikussaleh mengatakan hingga beberapa hari ke depan cuaca di sebagian daerah di Provinsi Aceh diprediksikan tidak stabil. Pasalnya, dari tinjauan kondisi atmosfer terdeteksi adanya aliran udara basah dari Samudera Hindia dan Laut Cina Selatan yang menyebabkan wilayah Aceh cenderung dalam kondisi cukup basah sehingga potensi turunnya hujan meningkat.
Diperkirakan potensi hujan akan meningkat dalam 3 hari ke depan, khususnya di wilayah Aceh Timur, Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, Bireun dan Pidie Jaya, kata Prakirawan BMKG Stasiun Malikussaleh, Lhokseumawe, Kharendra Muiz kepada portalsatu.com, Jumat 24 Februari 2017.
Kharendra menjelaskan munculnya area sirkulasi tertutup (Eddy) di perairan barat Aceh dan pertemuan massa udara sepanjang Langsa hingga Pidie Jaya mengakibatkan kondisi udara menjadi tidak stabil sehingga berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.