TERKINI
TRAVEL

Bupati Aceh Timur Diminta Serius Urus Pendidikan

BANDA ACEH - Bupati Aceh Timur dinilai tak serius pada pendidikan. Seharusnya prioritas utama dalam pembangunan adalah membangun sumberdaya manusia lewat pendidikan yang berkualitas sebagai…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 831×

BANDA ACEH – Bupati Aceh Timur dinilai tak serius pada pendidikan. Seharusnya prioritas utama dalam pembangunan adalah membangun sumberdaya manusia lewat pendidikan yang berkualitas sebagai modal awal bagi kemajuan suatu daerah.

Demikian kata Ketua Ikatan Keluarga Peureulak (IKAPA), Musafir, melalui siaran persnya, 12 Juni 2016. Menurutnya, perhatian pemerintah Aceh Timur saat ini hanya pada pembangunan fisik saja.

“Bukan berarti ini tidak bagus, akan tetapi jika tidak diimbangi dengan pembanguanan mutu kualitas pendidikan sama saja nol besar. Bisa kita lihat dari hasil Ujian Nasional SMA/MAN sederajat pada tahun 2016 ini Aceh Timur menduduki posisi yang sangat mengecewakan yaitu pada posisi 21 dari 23 Kab/Kota di Aceh,” katanya.

Luas wilayah dan pembangunan yang selalu bersifat top down atau pembangunan hanya berpusat di ibu kota saja juga termasuk salah satu indikator penyebab kemoresotan pendidikan secara umum, akibatnya daerah terpencil tak tersentuh oleh tangan pembangunan buktinya Aceh Timur termasuk katagori daerah Terdepan Terluar Tertinggal (3T).

Padahal, kanya, Aceh Timur termasuk kabupaten yang paling banyak mendapatkan bagian APBA, tahun ini saja berkisar 1,4 triliun 20 persen tetap untuk pendidikan, belum lagi tambahan dana Otsus yang cukup besar dan juga baru-baru ini kita mendapatkan info dari dinas pendidikan bahwa dana BOS mencapai Rp 66 miliar.

“Jika dikalkulasikan menurut perbandingan angka dengan Kab/Kota lain di luar Aceh seharusnya Aceh Timur tidak di urutan 21 pada UN 2016, tidak termasuk daerah 3T, infrastruktur pendidikan sudah layak, program beasiswa tinggi, kualitas tenaga pengajar juga tak di bawah rata-rata,” kata Musafir yang juga ketua BEM FEBI UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Musafir mempertanyakan kemana kekayaan sebesar itu dihabiskan, atau cara pengelolaannya uang tidak benar, atau justeru sama sekali tak dihiraukan oleh pemerintah.

“Bupati atas nama Pemkab Aceh Timur segera berbenah, urusan pendidikan adalah nomor satu yang harus dikedepankan jika tidak dan mau tidak mau Aceh Timur akan dicap sebagai daerah yang primitif dikarnakan pendidikannya buruk, manusianya tak berkualitas akhirnya SDA yang ada tak bisa kita kelola sendiri juga kemiskinan di depan mata,” katanya.[]

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar