TAPAKTUAN – Ketua Forum Bedah Desa Nasional (FBDN), T Sukandi, mendesak Bupati HT Sama Indra untuk segera mengevaluasi kinerja Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Fajar Selatan, Azwar MR. Pasalnya, sejak dilantik 28 Februari 2014 lalu, Azwar dinilai tidak mampu memberikan kontribusi maksimal untuk kemajuan pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.
Dalam rentang waktu sudah selama 4 tahun, saudara Azwar MR menduduki jabatan Direktur BUMD, saya menilai dia tidak mampu memberikan kontribusi maksimal untuk daerah dan masyarakat. Sehingga atas dasar itu sudah sewajarnya Bupati Aceh Selatan mengevaluasi kinerjanya. Jika dalam hasil evaluasi yang berlangsung secara objektif dan transparan nantinya terbukti kinerjanya bobrok, maka bupati harus segera mencopot yang bersangkutan supaya dapat diganti dengan sosok lain yang dinilai lebih berkompeten, kata T Sukandi kepada wartawan di Tapaktuan, Jumat, 24 Februari 2017.
T Sukandi menyebutkan pada awalnya BUMD Fajar Selatan sempat akan membuka lahan sawit seluas 200 hektar di wilayah Trumon.
Namun menurut informasi kami peroleh, karena lahan yang telah ditebang tersebut masuk ke dalam kawasan hutan konservasi Suaka Margasatwa Rawa Singkil, akhirnya rencana pembukaan lahan sawit itu urung dilaksanakan, ungkapnya.
Selain itu, perusahaan daerah tersebut juga akan membuka ratusan hektar lahan jagung bekerja sama dengan petani. Perusahaan ini juga disebutkan akan mengelola langsung wilayah pertambangan mineral emas, yang selama ini dikelola masyarakat secara tradisional.