SIGLI - Sejumlah mantan kombatan eks-Tripoli ikut mendampingi Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem dan Bupati Pidie Sarjani Abdullah di acara deklarasi penerapan Aswaja…
SIGLI – Sejumlah mantan kombatan eks-Tripoli ikut mendampingi Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem dan Bupati Pidie Sarjani Abdullah di acara deklarasi penerapan Aswaja dan pendidikan fiqih menurut Mazhab Imam Syafii di Sigli, Pidie, Senin, 3 Oktober 2016.
Di antaranya, terlihat Teungku M. Harun dan Abdul Malek, dua rekan seperjuangan Muzakir Manaf dan Sarjani Abdullah.
Kepada portalsatu.com Abdul Malek akrab disapa Bang Malek mengatakan, ia tidak akan berubah dan selalu ada dalam satu wadah Partai Aceh. Karena, menurutnya, PA merupakan partai tempat memperjuangkan hak bangsa Aceh setelah perjanjian damai di Helsinki.
Lon tetap dalam barisan rakanrakan seperjuangan, kata Bang Malek setelah berpose bersama Mualem.
Memang selama ini, lanjut Malek, dirinya lebih banyak diam dan memperhatikan proses perjalanan perjuangan menyejahterakan rakyat setelah perdamaian tercipta. Diam dalam artinya bukan tidak terlibat, kata dia, akan tetapi masukanmasukan tetap diberikan kepada rekan-rekannya secara lisan.
Pria berbadan kekar dan berkumis itu mengajak semua rekan-rekannya untuk tetap bersatu dalam Partai Aceh guna memperjuangkan hak rakyat Aceh mencapai kesejahteraan.[]