LHOKSUKON Wakil Ketua Komisi I DPR Aceh, Azhari Cage menyesalkan atas terus bergulirnya kasus perseteruan antara mahasiswa (Nanda Feriana) dan dosen (Dwi) di Universitas Malikussaleh…
LHOKSUKON Wakil Ketua Komisi I DPR Aceh, Azhari Cage menyesalkan atas terus bergulirnya kasus perseteruan antara mahasiswa (Nanda Feriana) dan dosen (Dwi) di Universitas Malikussaleh (UNIMAL) Lhokseumawe. Bahkan kini, kasus berawal dari curhatan di media sosial itu telah sampai ke Kejaksaan Negeri Lhokseumawe.
Seharusnya persoalan antara mahasiswa dan dosen itu dapat diselesaikan di tingkat kampus atau universitas, tidak perlu sampai ke ranah hukum, baik itu ke kepolisian atau bahkan kini ke kejaksaan. Karena masih banyak cara untuk memberi efek jera kepada mahasiswa, jika memang mahasiswa itu dianggap bersalah, kata Azhari Cage, kepada portalsatu.com, Rabu, 1 Februari 2017.
Alumni UNIMAL itu juga mengkritisi kebijakan dan birokrasi kampus tersebut. Menurutnya, bergulirnya kasus itu ke ranah hukum bukanlah sebuah pendidikan atau pembelajaran, maupun hukuman bagi mahasiswa tersebut.
Cara seperti ini (ranah hukum) jauh dari pada etika moral kampus. Ini bukan hukuman kepada mahasiswa itu, malah nantinya akan melahirkan dendam yang ditakutkan akan ada permasalahan pribadi lainnya, ujar Azhari.
Di sini, Azhari Cage berharap kepada pihak UNIMAL agar dapat mengambil sikap yang bijak dan tegas, terkait penyelesaian kasus tersebut. Karena hal ini berkaitan dengan nama baik universitas juga.
Jika ada pihak yang tidak mau dimusyawarahkan di kampus, sementara kasus itu berkaitan dengan kampus, maka berikan peringatan kepada pihak yang bersangkutan. Karena hal ini bukan masalah pribadi, tapi menyangkut institusi kampus secara kelembagaan, tegas Azhari.
Dalam persoalan ini, katanya, apabila dosen (Ibu Dwi) tidak bisa memaafkan mahasiswanya jika memang sudah meminta maaf, maka kampus harus melihat dan harus bisa mengatur dosennya.
Jangan sampai kampus dianggap lemah. Apabila masalah yang terjadi di kampus dibawa ke luar, maka pihak kampus harus mengambil tindakan tegas kepada mereka yang tidak mau mendengar nasehat atau kebijakan yang diambil kampus. Sekali lagi saya tegaskan, ini bukan persoalan pribadi, tapi menyangkut institusi dan birokrasi yang terjadi dan ada di UNIMAL. Saya mengecam keras terhadap pemberian efek jera kepada mahasiswa dengan cara dipidanakan, apalagi ini termasuk persoalan sepele. Bahkan dalam Islam pun kita diajarkan untuk saling memaafkan, pungkas Azhari Cage. []