BANDA ACEH – Masyarakat Inklusi mencerminkan kemajuan peradaban, kesetaraan hak dalam kehidupan sosial, dipandang sama sebagai makhluk ciptaan Tuhan Yang Esa. Salah satu perwujudannya ialah pemahaman dan kemampuan dalam berkomunikasi terhadap sesama. Mengerti dan dimengerti. Karena bahasa ialah media, penyampai ide maupun rasa.
Alumni Program Kapal Pemuda ASEAN 2016 (Garuda 43) berkomitmen menyuarakan isu kesetaraan melalui kampanye dan sosialisasi bahasa isyarat, bermitra dengan para pemuda menjalankan peran sebagai agen penggerak peradaban. Memahami dan mampu berbahasa isyarat sebagai salah satu wujud komitmen pencapaian tujuan SDGs ditahun 2030. Melalui Post Project Activity (PPA) bertajuk I am Able yang pertama kali dilaksanakan pada Desember 2016 dan terus berlanjut di 27 provinsi lainnya di Indonesia.
Selanjutnya ialah Kota Banda Aceh, yang mulai bergerak mewujudkan suasana kota dan masyarakat inklusi. Pemuda Banda Aceh ialah pelakonnya, penggerak peradabannya menuju atmosfer kehidupan yang setara (inklusif).
Kelas Bahasa Isyarat I Am Able chapter Aceh rencananya dilaksanakan pada:
Hari I: Minggu, 1 Oktober 2017
Hari II: Minggu, 8 Oktober 2017