BANDA ACEH – Pekan Inovasi Perkembangan (PIN) dan Teknologi Tepat Guna ke 17 yang digelar di Banda Aceh turut menyajikan kuliner Aceh dengan konsep tanpa formalin dan sehat, Sabtu, 10 Oktober 2015.
“Pameran kuliner ini kami fokuskan menjual menu khas Aceh. Kita promosikan Aceh kepada peserta dan tamu dari seluruh Indonesia pada kegiatan PIN dan TTG ke 17,” ujar panitia penyelenggara stand, Deni, kepada portalsatu.com.
Deni mengatakan makanan yang dijual di sini bebas formalin. Menurutnya semua makanan dijamin sehat dan telah diperiksa oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Aceh.
“Sebelum dipasarkan sudah kami uji bersama tim,” kata Deni.
Pantauan portalsatu.com di kegiatan kuliner turut menyediakan hampir semua menu khas Aceh, mulai dari mie Aceh, kopi, aneka jus, ayam tangkap, dan sie reboh. Sedikitnya terdapat 30-an stand kuliner di arena pameran even nasional tersebut.
“Makanan Aceh enak-enak ya. Tadi saya makan sie reboh yang katanya ada cukanya. Rasanya asem-asem pedes. Amazing. Tadi juga saya coba makan di Daphu Aceh yang ada ayam tangkapnya. Ayamnya beda dari daerah lain. Gurih, bumbunya terasa super sekali,” ujar None, salah satu peserta kegiatan PIN dan TTG asal Menado.[](bna)