SIGLI – Kapolres Pidie AKBP Muhammad Ali Khadafi, S.IK., menduga korban tewas akibat ledakan bom di Gampong Cot Seutui, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, mengutak-atik bahan peledak peninggalan masa konflik itu.
Korban tewas itu adalah Baydarus Bin Syukri, 16 tahun (dalam berita sebelumnya ditulis M. Baydarus, 15 tahun). Korban yang masih anak di bawah umur itu ditemukan tewas di kandang ayamnya setelah terjadi ledakan bom yang diperkirakan jenis granat, Kamis, 14 Juli 2016.
Kapolres Ali Khadafi menyebutkan, dugaan itu (korban mengutak-atik bom) berdasarkan temuan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP). Di lokasi kejadian, kata kapolres, persis di samping jenazah korban ditemukan tang pemotong kabel, teko air, dan pipa besi.
Menurut Ali Khadafi, dentuman bom terdengar hingga radius 200 meter, sehingga membuat warga setempat terkejut. Saat itu, Syukri, orang tua korban yang baru saja pulang ke rumah seusai memotong rumput untuk pakan ternak, langsung mencari sumber suara ledakan yang diperkirakan dekat rumahnya.
Saat itu juga orang tua korban melihat anaknya sudah terbaring dengan luka di sekujur tubuhnya, ujat Ali Khadafi.