YERUSALEM - Seorang aktivis terkenal Palestina yang ditahan karena tulisannya di laman Facebook dibebaskan dengan jaminan pada Minggu, kata LSM Youth Against Settlements, tempat aktivis itu…
YERUSALEM – Seorang aktivis terkenal Palestina yang ditahan karena tulisannya di laman Facebook dibebaskan dengan jaminan pada Minggu, kata LSM Youth Against Settlements, tempat aktivis itu bekerja, dalam pernyataan resmi.
LSM Youth Against Settlements yang berbasis di Hebron, Tepi Barat, mengatakan pemimpin mereka, Issa Amro bebas dengan membayar jaminan USD 1.400 setelah menghabiskan sepekan di balik jeruji. Saat ini, Amro masih menghadapi tuduhan hukum.
Amro ditahan oleh pihak berwenang Palestina karena mengkritik penahanan seorang wartawan Hebron yang menyerukan pengunduran diri Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
“Saya akan terus berjuang melawan penjajahan dan membela hak-hak Palestina di dalam maupun di luar Palestina,” kata Amro.
“Penahanan ini tidak menghentikan saya… Saya harap kita sebagai warga Palestina bisa mengubah peraturan yang membungkam kebebasan berekspresi.”
Amro giat melakukan protes tanpa kekerasan terhadap penjajahan Israel di Tepi Barat, meniru gaya tokoh kemerdekaan India Mahatma Gandhi.
Masalah hukum yang dihadapi Amro dengan pihak Palestina menyusul tuduhan penghasutan yang dilontarkan pihak Israel padanya.
Penahanan Amro terjadi setelah peraturan baru membuka ruang bagi pihak berwenang menindak wartawan dan figur publik yang menggunakan media sosial untuk mengkritisi pemerintahan.[]Sumber:Anadolu Agency