TERKINI
TAK BERKATEGORI

Camat Krueng Barona Jaya: Itu jalan Provinsi

BANDA ACEH - Camat Krueng Barona Jaya, Bahrunnazar, SE, mengakui adanya rencana peremajaan Jalan Lamreung. Namun dia menyebutkan rencana peremajaan jalan tersebut berada di bawah…

root Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1.5K×

BANDA ACEH – Camat Krueng Barona Jaya, Bahrunnazar, SE, mengakui adanya rencana peremajaan Jalan Lamreung. Namun dia menyebutkan rencana peremajaan jalan tersebut berada di bawah kewenangan provinsi.

“Kabupaten pasti akan memonitor provinsi bagaimana supaya peremajaan jalan ini cepat diproses. Intinya kami sudah mengirim surat hasil musyawarah melalui Musrenbang Desa tentang jalan ini supaya kiranya diperhatikan oleh provinsi,” ujar Bahrunnazar kepada portalsatu.com, Kamis, 31 Maret 2016.

Dia membenarkan adanya koordinasi dengan aparatur desa untuk pembenahan jalan tersebut. 

“Sekarang tugasnya kabupaten lah melihat dan memproses ke provinsi,” ujar Bahrunnazar.

Sebelumnya diberitakan, Jalan Lamreung yang menghubungkan kawasan Kecamatan Ulee Kareng Banda Aceh dengan Kecamatan Barona Jaya, Aceh Besar, dipenuhi lubang. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan bagi warga yang hendak menuju Darussalam atau ke Pasar Ulee Kareng. 

Raja, 34 tahun, salah satu warga Ie Masen, mengatakan, banyak pengendara sepeda motor yang terperosok karena lubang jalan tidak terlihat di musim penghujan. 

“Jalan ini sudah memakan korban. Kecelakaan sering terjadi karena jalan yang sempit dan berlubang. Kami berharap jalan ini segera diperbaiki,” ujar Raja kepada portalsatu.com, Rabu, 30 Maret 2016.

Dia mengatakan pihak terkait telah merencanakan peremajaan untuk jalan Lamreung. Menurut Raja sempat terdengar wacana, jalan tersebut akan dibangun dua jalur pada 2016 ini. “Tapi belum ada kepastian sampai saat ini,” ujarnya.

Pernyataan Raja ini dibenarkan Samsuddin selaku Geuchik Gampong Lueng Ie, Kecamatan Krueng Barona Jaya. “Kita sudah memberikan data-data permohonan ke pemerintah kota melalui musyawarah rencana pembangunan desa. Tapi belum ada tindak lanjut sampai saat ini,” ujar Samsuddin.

Samsuddin mengatakan jalan tersebut menjadi akses mahasiswa yang kuliah di Darussalam. Menurutnya jika pemerintah tidak mengakomodir kebutuhan peremajaan jalan ini, maka kian lama semakin rusak. 

“Saya berharap pemerintah melihat jalan ini secepatnya supaya nyaman digunakan masyarakat banyak, khususnya mahasiswa yang ingin kuliah,” ujarnya.[](bna)

Laporan: Ramadhan

root
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar