<!-- wp:freeform -->
<p>Seorang pelaku bom bunuh diri beraksi di sebuah stadion di Irak, usai berlangsungnya sebuah pertandingan, Jumat (25/3/2016) waktu setempat. Setidaknya 30 orang tewas akibat aksi teror tersebut.</p>
<p>Dilansir dari <em>AFP</em>, kelompok teror ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan yang terjadi saat piala sedang diserahkan usai pertandingan.</p>
<p>"Penyerahan piala ke pemenang sedang berlangsung, saat pelaku bom meledakkan diri di tengah kerumunan," kata kapten polisi di Al Asriya, kepada <em>AFP</em>.</p>
<p>Al Asriya merupakan sebuah desa di dekat Iskandariyah, yang berjarak 40 kilometer di selatan ibu kota Baghdad.</p>
<p>Saat itu, banyak suporter, pejabat terkait, dan petugas keamanan yang berkerumun usai pertandingan.</p>
<p>Selain menewaskan lebih dari 30 orang, serangan juga melukai lebih dari 65 orang. Petugas medis di Iskandariyah memprediksi korban bisa terus bertambah.</p>
<p><strong>Tewaskan Wali Kota</strong></p>
<p>Seorang saksi mata mengatakan, pelaku bom bunuh diri menyusup di antara kerumunan sebelum meledakkan diri.</p>
<p>"Dia menyelinap hingga ke tengah kerumunan dan meledakkan diri saat wali kota menyerahkan piala," ucap Ali Nashmi, seorang saksi mata.</p>
<p>Akibatnya, wali kota bernama Ahmad Shaker tewas. Ahmad Shaker sempat dibawa ke rumah sakit, namun tidak dapat diselamatkan.</p>
<p>"Wali Kota tewas di rumah sakit. Dia menderita luka serius akibat ledakan," kata petugas medis.</p>
<p>Pelaku diduga bernama Saifullah al Ansari, yang terungkap dalam sebuah foto yang diperlihatkan kelompok ISIS.</p>
<p>Dalam foto itu terlihat seorang pemuda yang mengenakan bandana hitam di kepala dan mengangkat telunjuk kanannya.[] Sumber: <em><a href="http://www.kompas.com">kompas.com</a></em></p>
<!-- /wp:freeform -->
0 Komentar
Masuk untuk menyukai dan berkomentar.