BANDA ACEH – Dream Maker yang menjadi salah satu program unggulan The Leader kembali hadir untuk berbagi dan belajar bersama bagi muda-mudi Indonesia. Di program ini para peserta akan bertemu dengan sejumlah pemuda inspiratif untuk mendapatkan berbagi inspirasi dan motivasi.
Ketua panitia Dream Maker 2016, Yana, mengatakan program ini lahir dari keprihatinan melihat minimnya anak muda Indonesia yang menonjol karena bakat dan potensi yang mereka miliki.
“Dalam berbagai kesempatan diskusi, kami melihat hal tersebut dikarenakan anak muda Indonesia belum berani menerjemahkan mimpinya menjadi kenyataan karena berbagai alasan dan keterbatasan,” kata Yana, Rabu, 23 Maret 2016.
Kehadiran Dream Maker diharapkan bisa menjembatani antara mimpi-mimpi dan ketakutan yang dimili para peserta. Mereka akan diarahkan untuk merancang rencana pelaksanaan, dan siap mendorong peserta dalam mengaktualisasikan kemampuan yang dimiliki. Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, alumni Dream Maker di tahun-tahun sebelumnya sudah banyak yang menorehkan beragam prestasi.
“Beberapa di antara mreeka ada yang menjadi Puteri Indonesia perwakilan Aceh, Duta Pertanian Indonesia, menjadi peserta pertukaran pemuda mewakili Indonesia ke Kanada dan Korea. Ada juga yang lolos menjadi pengajar muda, memiliki usaha sendiri bahkan menekuni bidang dan bakat dengan rasa percaya diri yang menakjubkan,” kata Yana.
Berbeda dengan tahun sebelumnya, di tahun keempat ini Dream Maker dihadirkan dengan konsep baru yaitu DreamMaker Mentoring. Nantinya setiap peserta DreamMaker Camp akan diberikan satu orang mentor untuk dimentoring segala aktivitasnya sesuai dengan bidang yang diminatinya.
“Mentor-mentor tersebut merupakan anak-anak muda pilihan Indonesia yang sudah banyak berbuat dan berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional.”