LHOKSEUMAWE – Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Lhokseumawe, Teungku H. Asnawi Abdullah menilai profesi wartawan sebenarnya sangat mulia. Jika wartawan meliput dan menulis berita untuk mendorong perubahan dan kebaikan umat maka tugas itu bagian dari dakwah.
Teungku Asnawi Abdullah menyampaikan itu saat membuka pengajian perdana Majelis Taklim Wartawan Pase di Masjid Islamic Centre, Lhokseumawe, Kamis, 22 Oktober 2015, malam tadi.
Abu Asnawipanggilan akrabnyamenjelaskan, profesi wartawan akan menjadi profesi dakwah melalui proses yang benar dan sesuai ajaran Islam.
Jika para wartawan mengembangkan berbagai pengetahuan yang mendidik melalui media, pastinya harus dibekali diri dalam rangka menargetkan perubahan ke arah yang lebih baik, kata Abu Asnawi.
Menurut Abu Asnawi, apabila para wartawan tidak membekali diri dengan nilai-nilai keagamaan, dikhawatirkan mudah terpengaruh terhadap hal-hal tidak baik, sehingga berpotensi menyalahgunakan profesinya.
Mungkin niat awalnya untuk berdakwah, malah kemudian menjadi ajang memprovokasi sebuah masalah yang sedang dihadapi berbagai elemen. Jadi penting membekali diri dengan ilmu dan nilai-nilai keagamaan, ujarnya.