BANDA ACEH – Tak terasa program JKRA (Jaminan Kesehatan Rakyat Aceh) yang telah berintegrasi dengan program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan memasuki tahun ke-7 sejak 2010, dan merupakan saksi masa transisi PT. Askes menjadi BPJS Kesehatan pada 2014. Aceh menjadi provinsi pelopor program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) untuk daerah lainnya.
“Salah satu program dari BPJS Kesehatan adalah melakukan customer visit terhadap pasien yang sedang dirawat di rumah sakit. Pada saat itu kami mengunjungi salah satu pasien yang dirawat di ruang kemoterapi RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh bernama Zuliana Husna. Gadis berusia 21 tahun ini sedang melakukan kemoterapi yang merupakan masa penyembuhan dari penyakit yang dideritanya yaitu malignant neoplasma of tongue (kanker lidah),” ujar Rifqah Sesarina melalui siaran persnya kepada portalsatu.com, Senin, 14 Maret 2016.
Dia turut mengutip keterangan pasien kemoterapi tersebut yang mengaku sudah sehat serta kuat untuk pengangkatan tumor lidah. “Ini sudah kesekian kalinya saya menjalani kemo,” ujar Rifqah mengutip keterangan Zuliana.
Zuliana mengatakan mengalami pembengkakan di mulut dan sulit untuk bicara dan makan. Gadis asal Desa Dayah Klieng, Kabupaten Pidie Jaya ini kemudian dirujuk ke RSUD dr. Zainoel Abidin dan menjalani kemoterapi secara berkelanjutan.
“Menurut pemegang kartu JKRA dengan Nomor 0001115629xxx ini, pada saat dirinya mengetahui dan akan dioperasi serta harus melakukan kemoterapi langsung terpikirkan mengenai biaya,” kata Rifqah.