TERKINI
NEWS

Bendungan Alue Geureutuet, Warga 4 Desa Temui Dewan

“Kami tidak menolak jika bendungan tersebut dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen di kawasan kami, namun pihak pemerintah provinsi maupun kabupaten harus mampu memberikan aliran air ke kawasan kami".

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 875×

ACEH UTARA – Sebanyak 13 tokoh masyarakat dari Desa Blang Cut, Lhok Cut, Kubu dan Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, mengadu ke DPRK setempat, Kamis, 22 Oktober 2015. Dalam pertemuan dengan dewan, perwakilan tokoh masyarakat itu minta pemerintah menyelesaikan perselisihan pembangunan bendungan Alue Gereutuet, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen yang kini bergeser ke Desa Gunci, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Jamaluddin, salah seorang tokoh masyarakat, di hadapan pimpinan dewan dan Kepala Dinas Pengairan dan ESDM Aceh Utara Mawardi, meminta Pemerintah Aceh Utara harus tegas dalam menindaklanjuti permasalahan yang terjadi saat ini.

Jika bendungan itu terus dibangun, kata dia, Dinas Pengairan Provinsi Aceh dan Dinas Pengairan Kabupaten Aceh Utara harus melihat dampak negatif terhadap debit air yang nantinya semakin menipis di empat Desa tersebut. Sebab, menurut Jamaluddin, bendungan  ini direncakan untuk keperluan irigasi di Kecamatan Makmur, Bireuen, yang dibangun melalui dana APBA.

Jamaluddin menceritakan, awalnya bendungan tersebut direncanakan dibangun di kawasan Alue Geureutuet, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireun. Namun kemudian pembangunannya bergeser ke wilayah Desa gunci, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

“Kami tidak menolak jika bendungan tersebut dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bireuen di kawasan kami, namun pihak pemerintah provinsi maupun kabupaten harus mampu memberikan aliran air ke kawasan kami,” kata Jamaluddin.

“Secara logika, tidak mungkin untuk diri sendiri tidak ada air, sedangkan untuk warga seberang tersedia. Jika hal ini sanggup dipenuhi pemerintah maka pembangunannya silahkan diteruskan. Untuk saat ini jangan dilanjutkan sebelum hasil koordinasi berbagai pihak tercapai,” kata Jamaluddin

Jamaluddin juga meminta kepada DPRK Aceh Utara dan pemerintah agar turun langsung melihat kondisi kawasan pembangunan bendungan tersebut. “Jangan nanti dianggap apa yang kami sampaikan ke dewan tidak sesuai. Dalam satu minggu ke depan kami tunggu kedatangan Anda,” ujar dia.

Hasil diskusi singkat dengan perwakilan warga, pimpinan dan para anggota dewan berjanji akan turun meninjau lokasi bendungan itu dalam minggu ini.[]

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar