LHOKSEUMAWE Masyarakat Aceh pengguna jasa bus antarkota antarprovinsi minta pihak terkait menyikapi secara serius kasus penembakan di lintasan Medan-Aceh. Pasalnya, kasus teror terhadap bus seperti dialami PMTOH malam tadi dapat mengancam keselamatan jiwa para penumpang.
Mohon kepada pihak-pihak terkait agar benar-benar memerhatikan kasus ini, karena ini menyangkut keselamatan dan nyawa para penumpang, ujar Beni, warga Lhokseumawe pengguna jasa bus kepada portalsatu.com lewat pesan BBM, Kamis, 10 Maret 2016.
Beni menyebut kasus penembakan maupun pelemparan dengan batu terhadap bus trayek Medan-Aceh sudah sering terjadi. Ia mengaku sebelumnya juga punya pengalaman buruk saat menumpang bus yang dilempar dengan batu oleh OTK.
Saya juga pernah punya pengalaman dulu saat bus dilempar kaca depan dan sopirnya terkena batu paving block di bagian dada sampai patah tiga tulang rusuknya. Bus itu hampir terguling. Bayangkan kalau sempat terguling, bagaimana nasib para penumpang, apa nyawa mereka bisa dijamin, kata Beni.