BANDA ACEH – Ketua Umum Rabithat Taliban Aceh (RTA), Teungku Imran Abu Bakar, M.Sy, mengatakan pelaksanaan syariat Islam di Aceh harus betul-betul ditingkatkan. Menurutnya pelaksanaan tersebut tidak hanya kepada masyarakat tetapi juga menyentuh semua stakeholder yang ada, termasuk para pengusaha perhotelan dan pariwisata.
Hal ini disampaikan Teungku Imran berdasarkan hasil konsolidasi Ormas Islam di Aceh beberapa waktu lalu, yang berlangsung di Solong Kupi Ulee Kareng, Banda Aceh.
Konsolidasi ini kita lakukan untuk mengambil beberapa langkah bersama guna mengevaluasi dan menyikapi beberapa hal yang selama ini terjadi di Aceh, khususnya pelanggaran dan pelaksanaan syariat Islam, ujar Da'i yang saat ini sedang menempuh program doktoral di UIN Ar Raniry, Banda Aceh, kepada awak media, Kamis, 3 Maret 2016.
Dalam pertemuan tersebut, hadir HMI Banda Aceh, BEM UIN Ar Raniry, BEM Unsyiah, Masyarakat Informasi Teknologi Aceh, LPT NU, PERGUNU, Institut Peradaban Aceh dan belasan ormas lainnya. Pertemuan tersebut melahirkan beberapa rekomendasi dan agenda kepada Pemerintah Aceh khususnya terkait pelaksanaan syariat Islam di Aceh.