AUSTRALIA – “If there is any road not previously travelled, then that is the one I must take.” Demikian ucapan pria yang dijuluki si Outback Man, Edward John Eyre. Kala itu ia memutuskan berjalan kaki menyusuri pesisir teluk Australia sejak November 1840 hingga Juni 1841. Satu perjalanan yang kelak membuahkan cikal-bakal salah satu lokasi terpenting di Australia; Eyre Highway atau Jalan Raya Eyre. Bersama Wylie, seorang rekan aborigin, Eyre melakukan perjalanan berjarak nyaris 3200km, dari Adelaide, Australia Selatan ke Albany, Australia Barat.
Jika Eyre berjalan kaki, maka kini kita bisa menikmati jejaknya dengan berbagai cara. Salah satunya dengan berkendara menyusuri jalan raya Eyre Highway melintasi Dataran Nullarbor yang luas. Anda bisa menyambung perjalanan ini dari Melbourne, Adelaide atau Perth dan berkendara dari barat ke timur atau timur ke barat melintasi jalan raya.
Bayangkan betapa serunya memacu kendaraan melintasi padang luas tak berpohon itu. Seolah menembus zona ruang tak bertepi. Berapa kecepatan yang dipacu? Berapapun, yang pasti Anda harus berhati-hati. Karena siapa tahu jika tiba-tiba di depan melintas kawanan hewan khas Australia, alias kangguru, menyeberang jalan. Wow!
Petualangan tak henti di sana. Jantung pun bakal berdegup kencang saat pemandangan di kiri kanan jalan berubah menjadi berbukit yang penuh dengan pepohonan. Kemudian berubah lagi menjadi dataran yang dipenuhi bluebush. Sungguh landscape elok yang langka Anda temukan di tempat lain.
Anda juga harus pintar membuat strategi untuk menempuh perjalanan panjang ini. Pasalnya SPBU cukup jarang dan suhu udara yang begitu panas bisa menjebak Anda dipinggir jalan menunggu bala bantuan. Menyetir terlalu cepat demi mencapai tujuan berikut dapat memaksa mesin cepat panas. Terlalu santai menyetir dan bahan bakar bisa habis. Pastikan memetakan rute perjalanan Anda.