Pemerintah Kota Cadiz di Spanyol hampir saja memberikan penghargaan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang salah. Mereka nyaris memilih pegawai yang sudah lama membolos untuk menerima penghargaan.
Joaquin Garcia. Demikian nama PNS yang dipilih untuk menerima penghargaan itu. Garcia dipilih untuk menerima penghargaan karena pengabdiannya yang sudah terhitung lama pada pemerintah lokal.
Namun, penghargaan itu tak jadi diberikan karena kelakuan Garcia selama ini terbongkar. Bukan kontribusi dan kesetiaan mengabdi yang diberikan.
Ternyata, pria paruh baya itu tak masuk kerja selama 6 tahun. Wow….. Bagaimana bolos selama itu tak ketahuan? Begini kisahnya:
Kok bisa nggak ketahuan?
Pada 1990, Garcia ditempatkan pada perusahaan penyedia air minum untuk masyarakat, Aguas de Cadiz. Dia digaji 37 ribu Euro pertahun atau sekitar Rp 550 juta. Garcia ditempatkan di kantor milik kota Cadiz, namun sejak itu tak terdengar lagi kabarnya.
Nah, pemerintah setempat mengira perusahaan yang menjadi rekanan pemerintah kota mengawasi kinerja Garcia. Sehingga dianggap bekerja dengan tertib.
Kami mengira perusahaan air minum mengawasi dia tapi ternyata tidak, tutur Jorge Blas Fernandez, wakil walikota yang menjabat sejak 1995 hingga 2015.
Selama itu, pemerintah kota tenang-tenang saja. Hingga saat pemerintah kota Cadiz hendak memberikan penghargaan kepada Garcia untuk pengabdian yang terbilang sudah lama.
Kami menemukan ketika kami hendak memberikan sebuah penghargaan untuk pengabdian selama 20 tahun, tambah Fernandez.