Banda Aceh – “Hari Valentine Bukan Budaya Kita”, “Say No to Valentine's Day“, Valentine's Day Merusak Moral Bangsa”, “Say No to Valentine, Say Yes to Palestine“, “Kami Muslim tidak Merayakan Hari Valentine”.
Begitu isi sejumlah kalimat plus hashtag #valentinebukanuntukkami yang tertulis pada poster dibawa ribuan pelajar SMA/sederajat di Kota Banda Aceh dalam aksi unjuk rasa menolak perayaan Valentine's Day, Sabtu, 13 Februari 2016, sore.
Berdasarkan siaran pers diterima portalsatu.com, sekira 10.200 pelajar turun ke jalan dalam aksi damai tersebut. Mereka tersebar di empat titik lokasi di pusat Kota, Banda Aceh yakni di Simpang Lima, Simpang Surabaya, Simpang Mesra, dan Simpang Jam Taman Sari.
Di Bundaran Simpang Lima, para orator menyampaikan orasinya secara bergantian dari atas mobil bak terbuka. Pekikan takbir pun saling bersahutan. Sebagian dari peserta aksi ikut membagikan selebaran kepada pengguna jalan.
Di sana, Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal turut berorasi di hadapan massa. “Valentine,” seru Illiza melalui pelantang suara yang dijawab “bukan untuk kami,” oleh ribuan pelajar yang hadir.