TERKINI
TAK BERKATEGORI

Bocah ‘Gizi Buruk’ Ternyata Cacingan dan Tifus

LHOKSEUMAWE – Fakrul Ula, bocah dari keluarga miskin yang sebelumnya disebut gizi buruk, kini dinyatakan mengalami cacingan, tifus dan demam. Pernyataan tersebut disampaikan dokter Rumah…

MAULANA AMRI Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 743×

LHOKSEUMAWE – Fakrul Ula, bocah dari keluarga miskin yang sebelumnya disebut gizi buruk, kini dinyatakan mengalami cacingan, tifus dan demam. Pernyataan tersebut disampaikan dokter Rumah Sakit Umum Cut Meutia Lhokseumawe setelah memeriksa kembali bocah dari Dusun Batee Leusong, Gampong Seumirah, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara itu.

“Anak tersebut awalnya diduga gizi buruk (saat diperiksa di Rumah Sakit Kesrem). Saat pemeriksaan kembali di rumah sakit ini, diketahui bocah itu terkena penyakit cacingan,” kata Elly Kusmyati, dokter anak yang menangani Fakrul Ula kepada portalsatu.com di Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Buket Rata, Lhoskeumawe, Rabu, 10 Februari 2016.

Elly menyebut awalnya berat badan Fakhrul sangat rendah. Setelah dirawat di rumah sakit, kata dia, kini berat badan bocah itu mendekati normal. “Sekarang berat badannya 10 kilogram. Normalnya 11-12 kilogram seumuran dia,” ujarnya.

“Selain cacingan, anak itu juga menderita penyakit tipes (tifus) dan demam. Makanya berat badannya kurang,” kata Elly didampingi Kabag Tata Usaha Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Saiful.

Elly menambahkan, bocah itu akan terus dirawat sampai kondisinya kembali stabil. “Apabila demamnya turun dan kondisinya stabil, dua hari setelah itu sudah bisa dibawa pulang ke rumah. Nanti akan kita sarankan agar dibawa rawat jalan, dan kita berikan pemahaman kepada ibunya untuk menjaga kebersihan anaknya, termasuk lingkungan rumahnya,” ujar dokter anak itu.

Amatan portalsatu.com, Rabu usai siang tadi, bocah itu dirawat di ruang Poli Anak VIV II, ditemani ibunya, Ti Hawa.  Kata Ti Hawa, anaknya itu dirujuk ke Rumah Sakit Cut Meutia pada Sabtu malam lalu, setelah dirawat di RS Kesrem Lhokseumawe, sejak Jumat pekan lalu.[] (idg)

MAULANA AMRI
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar