LHOKSEUMAWE Politisi Partai Aceh, Azhari Cage, meminta Polda Aceh mengusut motif di balik penculikan Sekretaris Unit Layanan Pengadaan (ULP) Setda Aceh, Kamal Bahri, beberapa waktu lalu. Dia juga meminta agar polisi tidak melihat pada sisi penculikan saja dalam kejadian tersebut.
Namun melihat juga sisi kronologis, kenapa penculikan itu terjadi kepada pejabat ULP tersebut. Apa motif di balik itu semua, kata Azhari Cage kepada portalsatu.com, di Lhokseumawe, Selasa, 2 Februari 2016.
Berdasarkan informasi diterima Wakil Ketua Komisi I DPR Aceh ini terdengar kabar adanya sangkut paut tender proyek di lingkungan ULP Setda Aceh sebelum penculikan terjadi. Menurutnya, tersangka Ismuharuddin dan Barmawi pernah mengikuti proses tender, dan juga pernah memberikan sejumlah uang kepada pejabat ULP.
Setelah uang tersebut diserahkan, kata Azhari mengutip informasi ia terima, proyeknya tidak dimenangkan. Saya mendengar pelaku ada memberikan uang sekitar Rp60 juta hinga Rp70 jutaan dan dalam proses tender ada sekitar ratusan juta yang telah mereka berikan kepada pejabat ULP, ujar Azhari.
Dia mengatakan sempat berjumpa dengan Ismuharuddin dan Barmawi di Banda Aceh sebulan lalu. Saat itu keduanya terlihat sedang bermasalah.