IDI RAYEK – Aksi ilegal logging di kawasan pedalaman Lhok Nibong diduga masih marak terjadi saat ini. Warga mengaku tumpukan kayu seperti meranti merah hampir setiap hari terlihat di tepian sungai, perbatasan antar Kabupaten Aceh Timur dengan Bener Meriah.
Kami (masyarakat) tidak berani melapor, karena pembisnis kayu di perbatasan ini ngeri-ngeri, kata salah satu warga pedalaman Lhok Nibong yang meminta namanya dirahasiakan kepada portalsatu.com, Selasa, 2 Februari 2016.
Sumber portalsatu.com tersebut tidak mau menjelaskan detil pelaku pembalakan liar yang dimaksud. Namun dia mengatakan aksi perambahan hutan di kawasan Desa Blang Seunong dan Desa Sijuek, Kecamatan Pante Bidari itu telah berlangsung lama.
Secara terpisah, Direktur Forum Kawasan Leuser (FKL), Rudi Putra, mengakui masih maraknya aksi perambahan dan penebangan hutan di Kabupaten Aceh Timur. Kondisi serupa juga terjadi di kawasan hutan lindung pegunungan Kabupaten Bener Meriah, yang berbatasan dengan Kabupaten Aceh Timur.
Untuk meminimalisir dan mengurangi aksi penebangan hutan, kita berharap pro-aktif masyarakat setempat dalam melaporkan setiap aksi ilegal logging ke pamhut setempat, katanya.