BANDA ACEH Candra, mahasiswa Unsyiah yang diskors oleh rektor karena dianggap melakukan ospek ilegal mengaku kecewa dan sangat menyayangkan keputusan tersebut.
Keputusan rektor yang seperti ini sangat tidak adil, seharusnya penetapan skors itu harus ada surat pemanggilan, dan yang menentukan skors itu bukan rektorat tapi dekanan yang kemudian disetujui oleh rektorat, kata Candra yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Ilmu Politik (Himapol) tersebut, Sabtu, 17 Oktober 2015.
Ia mengaku sangat dirugikan karena keputusan tersebut. Pasalnya, selain menunda sidang sarjana, Candra juga harus kembali membayar SPP di semester berikutnya.