TERKINI
TAK BERKATEGORI

Jembatan Pange Diperbaiki Dengan Dana Tanggap Darurat 300 Juta

LHOKSUKON - Jembatan gantung Pange di Aceh Utara mulai diperbaiki sejak awal Januari 2016. Perbaikan jembatan dengan anggaran sekitar Rp300 juta itu menggunakan dana tanggap…

NUSI P SEURUNGKENG Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 1K×

LHOKSUKON – Jembatan gantung Pange di Aceh Utara mulai diperbaiki sejak awal Januari 2016. Perbaikan jembatan dengan anggaran sekitar Rp300 juta itu menggunakan dana tanggap darurat APBK Aceh Utara 2016.

Jembatan tersebut merupakan penghubung Gampoeng Pange, Kecamatan Pirak Timu dan Gampoeng Teupin Keubeu, Kecamatan Matangkuli.

“Perbaikan jembatan ini sudah dilakukan sejak 9 Januari lalu. Kabel sling baja, leger bawah yang terbuat dari kayu diganti besi agar lebih kokoh. Sementara untuk lantai jembatan akan menggunakan kayu merboe,” kata Abdul Wahab, pengawas perbaikan jembatan sekaligus mantan Geuchik Gampoeng Rayek Pange kepada portalsatu.com, Rabu, 27 Januari 2016.

Hal itu dibenarkan Camat Pirak Timu, H. Tarmizi. Secara terpisah, ia mengatakan, selama jembatan gantung itu diperbaiki, warga Pange yang hendak ke Kecamatan Matangkuli melintas dari dua jalur alternatif. Masing–masing dari jembatan gantung Gampoeng Asan Krueng Kreh dan jembatan gantung Gampoeng Krueng Pirak.

“Dari hasil rapat bersama sekda beberapa waktu lalu, dikatakan dana rehab jembatan itu sekitar Rp300 juta dari tanggap darurat APBK Aceh Utara 2016 di Dinas Bina Marga. Namun angka pastinya saya tidak tahu,” ucapnya.

Tarmizi menambahkan, ditargetkan jembatan itu rampung diperbaiki dengan maksimal pengerjaan tiga bulan.

“Jembatan ini diperbaiki karena memang sangat dibutuhkan masyarakat, mengingat jembatan baru tersandung kasus korupsi. Tapi sudah ada surat dari Kejaksaan Negeri Lhoksukon bahwa pembangunan jembatan baru sudah bisa dilanjutkan,” ujar Tarmizi.[] (idg)

NUSI P SEURUNGKENG
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar