TERKINI
TAK BERKATEGORI

Deah Raya Jadi Pilot Project Gampông Madani Kencana

BANDA ACEH – Gampông Deah Raya, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh dijadikan sebagai pilot project program Keluarga Berencana di Provinsi Aceh. Program ini dinamakan Madani…

BOY NASHRUDDIN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 764×

BANDA ACEH – Gampông Deah Raya, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh dijadikan sebagai pilot project program Keluarga Berencana di Provinsi Aceh. Program ini dinamakan Madani Kencana yang diluncurkan Sekda Aceh H. Dermawan, Selasa, 26 Januari 2016. Turut hadir Wakil Wali Kota Banda Aceh H. Zainal Arifin.

Dermawan, mengatakan Program Gampông Madani Kencana atau Gampông KB ini merupakan pelaksanaan dari Program Nasional “Kampung KB” yang dicanangkan Pemerintah Pusat.

“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengendalikan pertumbuhan jumlah penduduk dengan cara menggalakkan program Keluarga Berencana yang dimulai dari gampông,” katanya dalam siaran pers yang diterima redaksi.

Lebih lanjut, katanya, berbagai penelitian membuktikan, program KB memberi banyak manfaat bagi keluarga. Manfaat itu antara lain, keluarga dapat mengatur kelahiran dengan baik sehingga ibu lebih sehat dan terhindar dari kehamilan yang berisiko, mampu menekan angka kematian ibu dan anak, hidup lebih berkualitas karena kebutuhan utama mudah terpenuhi, pendidikan dan kesehatan anak lebih terjamin sehingga mereka punya masa depan yang lebih baik. 

“Dengan semua manfaat itu, maka sangatlah penting untuk menggemakan kembali program KB di Indonesia, salah satunya dengan menghadirkan Program Kampung KB di tiap-tiap daerah,” ujar Dermawan.

Lanjutnya, secara nasional, program ini diluncurkan Presiden RI Presiden Jokowi di Cirebon, Jawa Barat, 14 Januari lalu. Program yang sama juga diluncurkan di tiap-tiap wilayah oleh gubernur masing-masing.

“Untuk Aceh, Gampông Deah Raya, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh adalah pilot project-nya. Untuk seterusnya, program ini akan dilaksanakan di tiap-tiap kabupaten/kota di Aceh,” kata Dermawan.

Program KB Mampu Turunkan Angka Kemiskinan

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banda Aceh, H. Zainal Arifin, dalam kesempatan yang sama menyampaikan, saat ini Banda Aceh menunjukkan pencapaian yang cukup baik dalam penerapan program KB.

“Statistik menunjukkan bahwa 65% dari Pasangan Usia Subur (PUS) di Kota Banda Aceh telah menggunakan alat kontrasepsi medis. Angka tersebut mendekati angka ideal sesuai target MDGs, yaitu 70%,” ujarnya.

Selain itu kata dia, Banda Aceh juga telah menikmati bonus demografi di mana kelompok usia produktif telah mampu menurunkan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran di bawah rata-rata nasional.

Banda Aceh juga menerapkan strategi partisipatif dan memaksimalkan peran relawan Program KB yang terfokus dalam Pos KB Gampông dan Asosiasi Forum Pos KB Desa (PPKBD) tingkat kecamatan dan tingkat Kota Banda Aceh.

“Perhatian dan program-program yang kami laksanakan terbukti memberikan hasil yang cukup baik dan dihargai dengan diberikannya penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN Pusat,” katanya.[](ihn/*sar)

BOY NASHRUDDIN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar