JAKARTA – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal di Jakarta, Kamis sore merilis data korban ledakan bom di Jl Thamrin, Jakarta Pusat yang hingga kini berjumlah 31 orang.
Ia menjelaskan data korban sementara total 31 orang terdiri dari korban luka sebanyak 24 orang dan meninggal dunia sebanyak tujuh orang.
Dari 24 korban luka terdiri dari :
a) lima anggota Polri,
b) empat warga asing terdiri dari satu orang Belanda, satu orang Austria, satu orang Jerman, satu orang Aljazair.
c) 15 warga Sipil.
Dari tujuh meninggal dunia diduga lima diantaranya pelaku, terdiri dari:
a) satu WNA dari Kanada.
b) enam WNI.
Adapun ke 31 korban luka saat ini berada di rumah sakit dengan perincian sebagai berikut :
1. RSCM merawat empat korban yakni satu anggota Polri dan tiga warga sipil.
2. RS Gatot Subroto merawat sembilan korban yakni dua anggota Polri dan lima warga sipil.
3. RS Abdi Waluyo merawat enam korban yakni satu anggota Polri, satu sekuriti Polda, tiga warga sipil dan dua warga asing (Jerman dan Austria).
4. RS Kramat Jati menampung tujuh korban meninggal belum. teridentifikasi masih proses otopsi.
5. RS Husada merawat satu warga.
6. RS Tarakan merawat satu warga.
7. RS MMC merawat tiga orang.
Adapun nama-nama korban adalah:
Di RS. Gatot subroto
1. Aiptu Dodi Maryadi – anggota polantas, luka tembak di perut.
2. Aiptu Budiyono – anggota provost Jakarta Pusat, luka tembak di perut.
3. Aiptu Budi Rachmat, anggota polantas. luka tembak di dada kiri.
4. Anggun Antiasari, luka kaki kanan.
5. Chairul, luka punggung kanan dan tangan kanan.