Beragam kebutuhan rumah tangga dan segala macam keperluan anak membuat banyak sekali pasangan suami istri yang akhirnya memutuskan untuk sama-sama bekerja. Perekenomian kita yang tidak stabil menimbulkan biaya hidup yang tinggi serta sulitnya untuk memenuhi segala macam kebutuhan rumah tangga.
Bukan hal yang mudah bagi pasangan suami istri memutuskan untuk sama-sama bekerja dan mencari penghasilan di luar rumah, mengingat bahwa peran utama seorang istri adalah mengurus keperluan keluarga dan tinggal di rumah bersama anak-anak.
Namun, pada kenyataannya segala macam tuntutan kebutuhan hiduplah yang akhirnya membuat para istri ikut menanggung beban kebutuhan keluarga, yaitu dengan cara bekerja dan mendapatkan penghasilan. Dengan sama-sama bekerja, maka diharapkan segala macam kebutuhan rumah tangga dapat terpenuhi.
Tapi apa jadinya bila ternyata suatu saat salah satu dari sumber penghasilan (gaji) di dalam keluarga anda hilang karena salah satu pihak berhenti bekerja? Siapkah Anda untuk menerima konsekuensi tersebut dan menjalani hidup hanya dengan satu gaji saja?
Saat keluarga Anda mengalami hal seperti di atas, maka yakinlah bahwa anda dan keluarga harus tetap bertahan hidup dengan cara melakukan pengelolaan keuangan dengan sangat teliti dan pintar.
Lakukan beberapa tips di bawah ini yang akan membantu Anda dan keluarga tetap bertahan dengan satu gaji saja:
1. Buat anggaran pengeluaran
Ini adalah langkah pertama yang harus anda lakukan, akan ada banyak sekali perubahan di dalam anggaran pengeluaran yang perlu anda lakukan karena sumber penghasilan keluarga hanya dari satu gaji saja. Catat dan hitunglah pengeluaran keluarga dengan cermat dan teliti.
Pangkas semua anggaran pengeluaran yang tidak begitu diperlukan dan mulailah melakukan beberapa perubahan di dalam keluarga Anda yang bertujuan untuk menghemat biaya pengeluaran, misalnya:
Berbagi tugas dengan pasangan untuk menyelesaikan semua pekerjaan rumah tangga, dengan demikian Anda dapat menghemat pengeluaran dengan menghilangkan pos gaji asisten rumah tangga.
Melakukan penghematan listrik dengan cara membatasi penggunaan AC dan alat elektronik lainnya. Hal ini juga dapat anda terapkan dalam penggunaan air di rumah Anda.
Pastikan gaji yang hanya satu sumber tersebut mampu memenuhi segala kebutuhan keluarga Anda selama sebulan, hal ini sangat penting dilakukan untuk menghindari kelabakan atau kehabisan uang di akhir bulan saat belum tiba waktu gajian.
2. Selalu utamakan kebutuhan
Kemampuan Anda dalam mengatur anggaran rumah tangga akan sangat dibutuhkan di saat keluarga hanya bergantung pada satu gaji saja. Bijaklah dalam menyusun anggaran dan pastikan anda selalu mendahulukan segala kebutuhan yang terpenting di dalam keluarga Anda.
Anda dapat memisahkan setiap pos pengeluaran anda menjadi dua bagian, yaitu: kebutuhan dan keinginan. Dengan demikian anda tidak akan kesulitan di dalam memenuhi dan mengatur segala sesuatunya. Selalu dahulukan kebutuhan bagi keluarga dan hindari atau minimalisir segala bentuk uang keluar yang hanya bersifat sebagai keinginan semata.