BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh, Teungku Anwar, mengatakan pesan berantai yang mencatut namanya terkait hidden agenda APBA 2016 merupakan provokasi pihak-pihak tertentu. Dia mengatakan pesan ini awalnya disebar di facebook dan kemudian menyebar melalui blackberry messengger dan aplikasi whatsapp.
“Panee dron neuh. Nyan pesan phon dari pat nyan? Dari facebook nyan. Na meuso so yang sebarkan teuman? (mana ada itu. Itu pesan pertama dari mana? Dari facebook itu. Tahu siapa yang sebarkan?)” ujar Teungku Anwar saat dikonfirmasi oleh portalsatu.com melalui telepon, Minggu, 27 Desember 2015.
Dia mengatakan pada Jumat, 25 Desember 2015, berada di Teupin Raya bersama Wakil Ketua Partai Aceh, Kamaruddin Abubakar atau dikenal Abu Razak. “Saya salat Jumat di sana. Malam jih hana lon balek u Banda Aceh karena inong baru melahirkan. Sementara Abu Razak geuwo laju karena Sabtu meujak u Singkil (malamnya saya tidak kembali ke Banda Aceh karena istri baru melahirkan. Sementara Abu Razak langsung kembali karena Sabtu mau ke Singkil),” katanya.
Politisi Partai Aceh ini mengatakan pesan berantai tersebut merupakan informasi keliru yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu untuk mengacaukan pihaknya. Dia juga mengatakan pada keterangan pesan berantai yang menyebutkan hasil wawancara pukul 20.00 WIB tersebut juga salah.