BANDA ACEH - Anggota DPR Aceh, Nurzahri, ST, mengatakan pesan berantai yang berisi tentang hidden agenda APBA 2016 tidak hanya mencatut namanya. Pesan serupa dengan…
BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh, Nurzahri, ST, mengatakan pesan berantai yang berisi tentang hidden agenda APBA 2016 tidak hanya mencatut namanya. Pesan serupa dengan waktu dan tempat yang berbeda juga turut mengait-ngaitkan nama politisi Partai Aceh lainnya, Teungku Anwar.
“Ada juga pesan isi yang sama mencatut nama Teungku Anwar. Cuma tempat dan waktunya berbeda,” ujar Nurzahri kepada portalsatu.com, Minggu, 27 Desember 2015.
Pesan ini dikirim melalui broadcast blackberry messenger dan aplikasi whatsapp oleh seseorang. Nurzahri turut mengirimkan isi pesan berantai yang menyebutkan si penyebar pesan berantai ini mendapatkan kabar tersebut berkat hasil wawancara dengan Teungku Anwar di Kompleks DPRA, Gampong Ie Masen Kayee Adang.
“Pada tanggal 25 Desember 2015 pukul 20.00 WIB, bertempat di Kompleks DPRA Gampong Ie Masen Kayee Adang, Kec. Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. A. Telah dilakukan wawancara dengan Tgk Anwar (Anggota DPRA Aceh periode 2014-2019) dari Partai Aceh terkait polemik APBA Aceh 2016. Bahwa sebenarnya substansi APBA bukan masalah dana aspirasi DPRA yang diminta rapel oleh anggota Dewan, yaitu Rp20 miliar karena anggaran tahun 2015 dan 2016…” (Baca: Nurzahri Bakal Polisikan Pencatut dan Penyebar Pesan Berantai Terkait Polemik APBA 2016)
“Ini sudah jelas fitnah,” kata Nurzahri.[](bna)