BANDA ACEH - Organisasi Internasional Alumni Al-azhar Mesir Cabang Indonesia, menggelar konferensi internasional dan temu alumni nasional di gedung Islamic Center Pulau Lombok, Nusa Tenggara…
BANDA ACEH – Organisasi Internasional Alumni Al-azhar Mesir Cabang Indonesia, menggelar konferensi internasional dan temu alumni nasional di gedung Islamic Center Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini berlangsung sejak 17 Oktober 2017 dan ditutup secara resmi oleh Presiden Joko Widodo, Kamis, 20 Oktober 2017.
Hadir dalam acara tersebut Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, intelektual Muslim Indonesia, Quraish Shihab, Gubernur Nusa Tenggara Barat Tuan Guru Zainul Majdi, serta sejumlah tokoh nasional jebolan Universitas Al-Azhar Mesir.
Sementara dari Aceh hadir Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Aceh, Mulyadi Nurdin dan Prof Azman Ismail, yang juga Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.
Hadir juga sejumlah alumni Al Azhar Mesir lainnya seperti Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh, Fadhil Rahmi, Fakhrurrazi, Umar Rafsanjani, Iqbal Muzammil, dan Syarifah Aini.
Sejumlah 400 peserta dari 25 negara hadir dalam acara tersebut. Dari Mesir Hadir Wakil Ketua World Organisation Of Al-azhar Graduation (WOAG), Prof. Dr. Abdul Fadhil El-Qoushi, serta sejumlah perwakilan WOAG dari negara sahabat seperti, Malaysia, Thailand, Jepang, Australia, Al-jazair, Libia, dan beberapa negara lainnya.
Mulyadi Nurdin menjelaskan kegiatan tersebut merupakan kerjasama organisasi International Alumni Al-Azhar Mesir dengan pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kegiatan berlangsung selama empat hari dan dipusatkan di Islamic Center, Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Dalam acara tersebut para alumni Mesir turut membahas tentang moderasi Islam di dunia. Mereka sepakat bahwa Islam merupakan agama yang damai, dan membawa rahmat bagi seluruh bangsa di dunia. “Dengan ajarannya yang moderat dan mengakomodir semua kalangan,” ujar Mulyadi Nurdin mengutip isi konferensi tersebut.[]