BANDA ACEH — Anggota DPRK Banda Aceh dari Dapil Kuta Alam Arida Syahputra mengunjungi kediaman bayi penderita gizi buruk di Jalan Tanggul, Kuta Alam, Banda Aceh, Kamis, 12 Oktober 2017.
Kedatangan anggota dewan tersebut didampingi belasan anggota Komunitas Solidaritas Duafa Aceh (KSDA) Banda Aceh dan Aceh Besar. Mereka tiba sekitar pukul 1100 WIB, disambut empunya rumah Nurhayati bersama ketiga anaknya.
Di depan Nurhayati, Arida mengatakan dirinya mengetahui kesulitan yang dialami keluarga tersebut dari anggota KSDA. Ia juga sudah menghubungi pihak Dinas Sosial, Kota Banda Aceh untuk membantu pengurusan KTP dan identitas lainnya dari keluarga miskin tersebut. Tidak adanya identitas resmi menyebabkan keluarga ini tidak bisa mendapatkan fasilitas seperti akses kesehatan dan jatah beras miskin.
“Iya, tadi ada datang orang ke sini, tapi kami nggak tahu siapa. Ini ayahnya udah pergi untuk urus KTP,” kata Nurhayati di depan Arida.
Ibu tiga anak itu lantas menceritakan perihal kondisi yang mereka alami selama ini. Saat ditanyai wakil rakyat tersebut, apakah sebelumnya keluarga Nurhayati pernah mendapat bantuan atau modal usaha, dengan lugas Nurhayati menjawab belum. Zakat pun belum pernah ia terima selama ini.