BANDA ACEH – Museum Tsunami Aceh bersama 20 komunitas se-Kota Banda Aceh dan forum komunitas se Aceh serta TAGANA ACEH akan memulai menanam 13 ribu batang pohon di jalur evakuasi bencana tsunami. Kegiatan itu ditutup dengan makan siang bersama di Museum Tsunami Aceh.
Koordinator Museum Tsunami Aceh, Almuniza Kamal, mengatakan, penanaman pohon di Banda Aceh dan sekitarnya dalam rangka menjaga lingkungan dan menjadikan jalur alami evakuasi bencana tsunami di Banda Aceh
“Acara ini dalam rangka menyambut Indonesia Clean Up Day yang dilaksanakan serentak di pada 8 Oktober 2017 di seluruh Indonesia, museum tsunami Aceh dan Forum Kolaborasi Komunitas (FKK) @kolaborasikomunitas mengundang seluruh masyarakat & komunitas untuk dapat berpartisipasi bersama dalam berbagai acara ini,” kata Almuniza, saat briefing clean up day, di Museum Tsunami Aceh, Banda Aceh, Sabtu, 7 Oktober 2017.
Almuniza mengatakan, BPDASHL-KA Aceh ikut berkolaborasi untuk aksi penanaman 13.000 batang pohon tersebut.
“Rencananya akan ditanam mulai aksi Banda Aceh Clean Up Day 8 Oktober 2017 sampai dengan puncak acara 26 Desember 2017). Kegiatan penanaman pohon ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan “Peringatan 13 Tahun Tsunami Aceh,” kata Almuniza.[]
Rangkaian acara BANDA ACEH CLEAN UP DAY
Hari/Tanggal: Ahad, 8 Oktober 2017
Pukul: 08.00-12.00 WIB.
Tempat: Museum Tsunami Aceh @museumtsunamiaceh.