MANUSIA modern pertama di Bumi kemungkinan telah muncul sekitar 350 ribu tahun yang lalu, menyusul temuan fosil terbaru. Ini berarti 170 ribu tahun lebih awal dari perkiraan sebelumnya. Analisis DNA purba telah memungkinkan para ilmuwan untuk melacak kembali keturunan orang-orang dari Afrika Selatan.
Penelitian tersebut bertujuan untuk mengetahui kapan pastinya nenek moyang kita berpisah dari spesies hominim lainnya. Hasilnya, temuan mereka secara konsisten menunjukkan tanggal divergensi awal, yaitu antara 350 ribu dan 260 ribu tahun yang lalu.
Bagaimana dan kapan manusia modern pertama kali muncul sebagai spesies adalah pertanyaan besar yang tak terjawab dalam paleoantropologi karena catatan fosilnya tidak lengkap. Saat ini, sisa-sisa manusia tertua yang kita miliki telah berumur 195 ribu tahun. Namun fosil ini belum tentu merupakan Homo sapiens pertama.
Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di Science, tim peneliti yang dipimpin oleh Marlize Lombard dari Universitas Johannesburg, Afrika Selatan melihat sisa-sisa mayat dari tujuh individu yang tinggal di KwaZulu-Natal berusia antara 2300 dan 300 tahun yang lalu. Tiga di antaranya hidup selama Zaman Batu, dan empat lainnya hidup 300 sampai 500 tahun yang lalu.
Salah satu fosil yang dikenal sebagai anak Teluk Ballito adalah keturunan pengumpul pemburu dan hidup sebelum ada migran di Afrika Selatan. Ini dibuktikan dengan DNA yang ditemukan belum tercampur dengan genetik dari manusia lain dari berbagai belahan Afrika atau Eurasia.