MADRID — Para pemimpin pemerintah Catalunya telah membulatkan tekad untuk tetap menggelar referendum pemisahan diri dari Spanyol pada Ahad( 1/10). Mereka meminta agar pemerintah Spanyol untuk tidak menghambat apalagi melarang proses jalannya referendum tersebut.
Kepala urusan luar negeri Katalunya Raul Romeva mengatakan tidak mungkin saat ini menghentikan penyelenggaraan referendum, hal yang dianggap ilegal oleh pemerintah Spanyol.
“Ini harus menjadi perhatian setiap orang, mengapa respons represif oleh negara (Spanyol) akan berlangsung sejauh ini,” ujar Romeva, seperti dilaporkan Aljazirah, Jumat (29/9).
Romeva mendesak agar pemerintah Spanyol tidak menghalang-halangi pelaksanaan referendum ini. Ia meminta agar warga Katalunya dibiarkan untuk memberikan suaranya dan menyelesaikan masalah ini dengan demokrasi.
Presiden Katalunya Carles Puigdemont pun menyerukan hal serupa. Ia menyoroti dikerahkannya ribuan personel kepolisian ke wilayah Katalunya untuk mencegah warganya berpartisipasi dalam referendum.