PYONGYANG – Amerika Serikat dan Korea Utara belum lelah saling mengancam satu sama lain. Setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan siap menghancurkan Korut dalam pidatonya di sidang umum PBB, Rabu (20/9) lalu, sekarang giliran Kim Jong-un melancarkan balasan.
Pemimpin tertinggi Korut itu berjanji akan membuat Trump merasakan konsekuensi dari pidatonya tersebut. “Saya akan membuat pemegang kekuasaan tertinggi Amerika Serikat membayar mahal atas pidatonya yang menyerukan penghancuran total DPRK (nama resmi Korut),” ujar Kim seperti diberitakan media milik pemerintah Korut KNCA, Jumat (22/9).
Kim menganggap Trump sama sekali tidak punya niat baik untuk meredakan situasi. Pidato tersebut juga semakin meyakinkan cucu Kim Il Sung itu bahwa keputusannya mengejar ambisi nuklir sangat tepat.
Pernyataan Kim kali ini terkesan sangat emosional. Dia berkali-kali menggunakan kata-kata kasar dan makian untuk menyebut Trump.