Sebuah tiang dengan ratusan rumah burung merpati yang baru saja dibangun, membawa nuansa lain Turki ke kota kedua terbesar setelah Karachi ini.
LAHORE, Pakistan
Taman Istanbul Chowk yang terletak di jantung kota Lahore kini kian memberi warna pada kota yang menjadi tempat pertemuan budaya Pakistan tersebut. Pada November 2015 lalu, taman ini dibuka oleh anggota parlemen Provinsi Punjab, Shehbaz Sharif, dan Duta Besar Turki untuk Pakistan, Sadik Babur Gurkin.
Keduanya sepakat untuk menyebut taman ini sebagai simbol persahabatan antara Pakistan dan Turki. Baru-baru ini, area ini pun kembali mempercantik diri. Sekelompok arsitek ternama Pakistan dari Lahore College of Arts, Punjab University dan University of Engineering Lahore berperan besar dalam versi terkini Istanbul Chowk.
Sebenarnya, ide mempercantik kawasan ini sudah muncul sejak tahun 2012. Kala itu Wali Kota Istanbul, Kadir Topbas, datang ke Lahore untuk menandai kemitraan kedua negara dalam berbagai sektor.
Demi menjaga tradisi, desain taman ini pun menggunakan tiang dengan ratusan rumah burung yang tersangga di bagian atasnya. Setiap harinya ribuan burung, terutama merpati, datang ke Istanbul Chowk dan diberi makan oleh warga sekitar.
“Sebelum tiang ini, ada kapal kecil yang ditempatkan di sini. Tapi saat itu, kami yang tinggal di sini bahkan tidak tahu nama tempat itu,” ujar salah satu warga setempat yang kini rutin datang ke taman untuk memberi makan merpati, Mohammad Asif, kepada Anadolu Agency.
Asif menyebut, desain baru taman Istanbul Chowk telah membawa atmosfer yang baru juga untuk warga sekitar.
Jadi simbol persahabatan Pakistan dan Turki
“Istanbul bukanlah hal yang baru bagi kami. Kami kenal nama itu sejak masa kecil, karena membaca mengenai Ataturk dan Istanbul dalam buku-buku pelajaran. Kita mengenal Turki karena kepemimpinannya yang tangguh, yang selalu menyuarakan isu-isu penting bagi umat Islam,” kata Asif.
Penduduk Lahore lainnya, Allah Ditta, menambahkan bahwa struktur baru Istanbul Chowk saat ini membawa kesan yang menyenangkan untuk lingkungan sekitar.
“Sebelumnya tempat ini biasa saja. Dulu bahkan saya enggan untuk berhenti dan menengok ke tempat ini,” kata Ditta kepada Anadolu Agency. “Sekarang suasananya berbeda. Bukan hanya lebih nyaman tapi juga mengingatkan kami dengan saudara-saudara kami di Turki,” imbuhnya.
Sejumlah lembaga pemerintahan dan swasta Turki membantu Pakistan, khususnya Punjab, dalam sektor kesehatan, pendidikan, energi dan transportasi.
“Istanbul Square bukan hanya simbol persahabatan Pakistan dan Turki tapi juga menjadi tambahan yang baik untuk kebudayaan dan arsitektur Lahore,” kata Walikota Lahore, Mubasshir Javed, kepada Anadolu Agency.
Javed pun menyebut, Istanbul, selain merupakan salah satu kota terindah di dunia juga menjadi kota kembaran Lahore. “Karena itu, kami memilih nama Istanbul untuk pusat kota Lahore,” jelasnya.
Nuansa Turki lainnya di Lahore
Lahore dan Istanbul sebenarnya sudah disebut-sebut sebagai kota kembar sejak 1975 silam. Istanbul Chowk pun bukan satu-satunya infrastruktur bernuansa Turki yang ada di Lahore.
Pemerintah kota Lahore bahkan menamakan dua jembatan dengan nama mantan Presiden Abdullah Gul dan sebuah jalan dengan nama Wali Kota Istanbul, di kota terbesar kedua Pakistan setelah Karachi ini.
Terletak di antara kota modern dan kota tua Lahore, Istanbul Chowk menjadi penghubung dua kebudayaan yang berbeda dalam satu kota. Di bagian utara, terletak Balai Kota, pusat pemerintahan kota, National College of Arts, kampus Punjab University dan Mall Road yang mewah.
Pada bagian Selatan, berdiri 12 gerbang yang menjadi pintu masuk ke kota tua Lahore. Atmosfer di tempat ini sangat jauh berbeda dengan Lahore versi modern, yang berada di sisi utara, yang memiliki gedung-gedung tinggi dan bangunan-bangunan yang memampang neon-boks.
Tidak hanya itu, jalanan yang sempit dan gaya rumah yang hanya memadukan batu bata dan kayu serta balkon, menjadi pembanding yang sangat jelas antara wilayah selatan dan utara Lahore.
Salah satu titik bersejarah di Lahore, Nasir Bagh, yang kerap menjadi tempat berkumpulnya aksi demonstrasi hanya berjarak kurang dari 50 meter sebelah timur Istanbul Chowk. Sedangkan di sisi barat taman ini dapat terlihat dengan jelas bangunan Government College Lahore, salah satu institusi pendidikan ternama di Pakistan.
“Anda hanya tinggal melintas di salah satu sisi Istanbul Chowk, dan Anda akan menemukan warna-warni Lahore,” ujar penjual Huqqa di Bhaati Gate, Mohammad Saeed, kepada Anadolu Agency.[]Sumber:anadolu agency