TERKINI
BUDAYA

Haornas Diharapkan Jadi Momentum Kebangkitan Olahraga Aceh

BANDA ACEH -- Peringatan Hari Olahraga Nasional di Aceh dilakukan dengan upacara dan senam bersama di Halaman Stadion Harapan Bangsa di Lhong Raya, Banda Aceh,…

SIRAJUL MUNIR Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 588×

BANDA ACEH — Peringatan Hari Olahraga Nasional di Aceh dilakukan dengan upacara dan senam bersama di Halaman Stadion Harapan Bangsa di Lhong Raya, Banda Aceh, Sabtu, 9 September 2017.

Upacara tersebut dipimpin Sekda Dermawan sebagai Inspektur Upacara mewakili Gubernur Aceh. Hadir di antaranya Kadispora Aceh Musri Idris, para petinggi SKPA, pegiat olahraga, dan Ketua Ikatan Mahasiswa Olahraga (IMORI) Komisariat Provinsi Aceh Muhammad Mizlan Nuzuly.

Sekda Dermawan yang membacakan amanat Menpora RI mengatakan, pemerintah telah meluncurkan berbagai program untuk mendukung budaya olahraga di masyarakat. Hari Olahraga Nasional ini diharapkan menjadi pemantik semangat Indonesia sebagai ruan rumah Sea Games 2018 mendatang.

“Sesuai dengan tema Haornas kali ini 'Olahraga Menyatukan Kita', olahraga jauh dari kata perpecahan, olahraga menjunjung tinggi sportivitas yang bermuara pada kesatuan dan persatuan, dalam penguatan pembinaan terus kita lakukan program-program berkelanjutan kita semua untuk bersiap menghadapi Sea Games 2018 dan Indonesia sebagai tuan rumah harus siap,” ujarnya.

Pemerintah Aceh  juga menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih pegiat olahraga Aceh. “Kami selaku Pemerintah Aceh bangga atas prestasi yang telah kita raih hingga hari ini.”

Sementara itu, Muhammad Mizlan Nuzuly mengatakan, pihaknya mendukung setiap langkah yang dilakukan pemerintah dan menginginkan semangat Haornas ini menjadi momentum kebagkitan olahraga Provinsi Aceh.

“Kita siap bermitra dengan Dispora atau pemerintahan di mana hal yang dilakukan baik untuk kita semua. Inginnya kita Haornas ini menjadi momentum untuk bangkitnya olahraga Aceh ke depan untuk prestasi nasional maupun internasional. Kemudian mampu membangun pondasi baik dalam ikhtiar gotong royong membangun olahraga dimulai dari pemuda khususnya mahasiswa dan pelaku olahraga hingga stakeholder yang memegang kekuasaan.”

Mizlan juga menambahkan bahwa IMORI yang baru saja terbentuk tahun lalu di Aceh akan terus mengawal kebijakan dan perkembangan olahraga Aceh.

“Dengan banyaknya prestasi yang hari ini diberi apresiasi menjadi semangat untuk seluruh pemuda Aceh untuk terus berprestasi. Izinkan kami menyampaikan bahwa hari ini pemerintah tak bekerja sendiri, kami mahasiswa olahraga akan hadir untuk mengawal pembangunan olahraga Indonesia khususnya Aceh, kita harus bekerja sama dalam hal ini,” harap mahasiswa FKIP Penjaskesrek Unsyiah ini.[]

SIRAJUL MUNIR
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar