BULAN Zulhijjah ini selain ibadah yang wajib yang harus kita berlomba untuk berbuat dengan kualitas yang lebih baik namun masih banyak lagi ibadah mendapat penilaian yang baik dari Allah SWT walaupun berstatus sunat. Salah satunya dalam Islam menyuruh umatnya memperbanyak silaturrahmi dengan siapapun dan dimanapun.
Hal ini disebabkan dalam kehidupan keseharian, setiap individu selalu membutuhkan orang lain dan tidak bisa hidup sendiri atau dengan kata lain makhluk yang bernama manusia ini sebagai makhluk sosial. Kita telah mengetahui bersama bahwa silaturahmi merupakan ibadah yang sangat mulia, mudah dan membawa berkah.
Kita sebagai umat nabi Muhamad Saw hendaknya tidak melalaikan dan melupakannya realisasi silaturrahmi tersebu. Ini dikarenakan ibadah itu merupakan pekerjaan yang paling indah berhubungan dengan manusia, sehingga perlu meluangkan waktu untuk melaksanakan amal shalih ini. Silaturahim termasuk akhlak yang mulia.
Allah SWT telah memperingatan sebagaimana yang terdapat dalam Al-Quran untuk tidak memutuskan tali silaturrahmi. Allah Taala telah menyeru hambanya berkaitan dengan menyambung tali silaturahmi dalam sembilan belas ayat di kitab-Nya yang mulia. Allah Taala memperingatkan orang yang memutuskannya dengan laknat dan adzab, diantara firmanNya:
Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan di muka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan? Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikanNya telinga mereka, dan dibutakanNya penglihatan mereka. (QS Muhammad :22-23).