NEW YORK – Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sangat prihatin atas laporan tentang kematian warga sipil dalam operasi keamanan di negara bagian Rakhine, Myanmar, kata juru bicaranya pada Senin.
Ia juga meminta Bangladesh menerima pengungsi Rohingya, yang melarikan diri dari negaranya untuk mencari perlindungan.
“Banyak dari pengungsi itu adalah wanita dan anak-anak, beberapa dari mereka dalam keadaan terluka,” kata juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam pernyataan.
“Sekretaris Jenderal meminta badan kemanusiaan diberikan jalan tidak terbatas dan bebas dalam memberikan bantuan dan perlindungan kepada masyarakat terdampak. Perserikatan Bangsa-Bangsa siap memberikan semua dukungan, yang diperlukan, kepada Myanmar dan Bangladesh dalam hal itu,” kata Dujarric.