BANDA ACEH – Kehadiran Forum Aceh Menulis diharapkan memberi harapan baru bagi perkembangan dunia literasi di Aceh. Forum ini resmi diluncurkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi, di Museum Aceh, Rabu sore, 16 Agustus 2017.
Pembina Forum Aceh Menulis, Yarmen Dinamika, mengatakan Forum Aceh Menulis berasal dari embrio Forum Barsela Menulis yang diinisiasi sejumlah anak muda dari wilayah barat selatan Aceh.
“Telah terjadi metamorfosis dari Barsela. Karena kepesertaannya sudah tersebar, mulai hari ini kelas ini akan mengubah nama dari Forus Barsela Menulis menjadi Forum Aceh Menulis,” kata Yarmen, yang tak lain adalah Redaktur Pelaksana Harian Serambi Indonesia ini saat memandu acara tersebut.
Yarmen mengatakan, kelas menulis Forum Barsela sudah berlangsung sejak delapan bulan sebelumnya. Bahkan senator Indonesia asal Aceh Selatan, Rafly Kande, memberikan kantornya sebagai ruang tempat berkumpul saat kelas berlangsung.
“Pertemuan dengan format seperti ini akan terus berlanjut, Pak. Nanti narasumbernya berganti-ganti, bisa dari Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh, bisa dari Museum Aceh, pokoknya yang di bawah Bapak akan banyak terlibat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi sangat mengapresiasi lahirnya forum ini. Sebagai kepala instansi pemerintahan ia berjanji untuk mendukung forum yang beranggotakan para pegiat literasi dengan beragam latar belakang tersebut.