TERKINI
NEWS

Forum Aceh Menulis Harapan Baru Dunia Literasi di Aceh

BANDA ACEH - Kehadiran Forum Aceh Menulis diharapkan memberi harapan baru bagi perkembangan dunia literasi di Aceh. Forum ini resmi diluncurkan Kepala Dinas Kebudayaan dan…

portalsatu.com Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 885×

BANDA ACEH – Kehadiran Forum Aceh Menulis diharapkan memberi harapan baru bagi perkembangan dunia literasi di Aceh. Forum ini resmi diluncurkan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi, di Museum Aceh, Rabu sore, 16 Agustus 2017.

Pembina Forum Aceh Menulis, Yarmen Dinamika, mengatakan Forum Aceh Menulis berasal dari embrio Forum Barsela Menulis yang diinisiasi sejumlah anak muda dari wilayah barat selatan Aceh.

“Telah terjadi metamorfosis dari Barsela. Karena kepesertaannya sudah tersebar, mulai hari ini kelas ini akan mengubah nama dari Forus Barsela Menulis menjadi Forum Aceh Menulis,” kata Yarmen, yang tak lain adalah Redaktur Pelaksana Harian Serambi Indonesia ini saat memandu acara tersebut.

Yarmen mengatakan, kelas menulis Forum Barsela sudah berlangsung sejak delapan bulan sebelumnya. Bahkan senator Indonesia asal Aceh Selatan, Rafly Kande, memberikan kantornya sebagai ruang tempat berkumpul saat kelas berlangsung.

“Pertemuan dengan format seperti ini akan terus berlanjut, Pak. Nanti narasumbernya berganti-ganti, bisa dari Pusat Dokumentasi dan Informasi Aceh, bisa dari Museum Aceh, pokoknya yang di bawah Bapak akan banyak terlibat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Reza Fahlevi sangat mengapresiasi lahirnya forum ini. Sebagai kepala instansi pemerintahan ia berjanji untuk mendukung forum yang beranggotakan para pegiat literasi dengan beragam latar belakang tersebut.

“Saya sangat sepakat dengan adanya forum ini, saya juga harus banyak belajar menulis. Kita selaku orang yang menulis, tulislah apa yang kamu kerjakan, kerjakan apa yang kamu tulis,” katanya.

Selaku instansi yang membawahi kegiatan kepariwisataan, Reza mengaku peran para pegiat literasi berbasis digital sangat berperan besar dalam mempromosikan berbagai destinasi wisata unggulan di Provinsi Aceh.

“Kita tahu sosial media itu sangat powerfull, makanya promosi yang dilakukan Disbudpar selama ini mengandalkan sosmed karena jangkauannya luas. Kita juga pernah bikin blogger famtrip, blogger gathering, itu menjadi kekuatan kita untuk mempromosikan Aceh. Kami yakin di tangan para blogger pariwisata Aceh semakin dikenal.”

Amatan portalsatu.com di lokasi, peluncuran ini dihadiri puluhan pegiat literasi, mayoritas berasal dari kalangan blogger. Ada juga sejumlah pekerja media, akademisi, dan mahasiswa.

Sebelumnya Yarmen juga mengatakan, kelas menulis ini berlangsung setiap Rabu di anjungan yang ada di Kompleks Taman Ratu Safiatuddin Banda Aceh. Output dari kelas menulis ini nantinya bisa menuliskan profil ke-23 anjungan yang ada di Tarasa dan bisa dibukukan.

portalsatu.com
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar