BANDA ACEH – Ketua DPR Aceh, Tgk Muharuddin, mengajak seluruh masyarakat agar terus menjaga dan merawat perdamaian Aceh menjadi hakiki. Politisi muda dari Partai Aceh ini mengatakan, 15 Agustus 2005 merupakan momen sejarah yang tak terlupakan bagi masyarakat Aceh. Pasalnya, perdamaian Aceh ini dapat terwujud berkat adanya kesadaran untuk membangun kestabilitas keamanan antara Pemerintah Indonesia dengan GAM, pasca musibah tsunami.
“Kini, 12 belas tahun sudah rakyat Aceh menghirup udara perdamaian, dimana baik pemerintah maupun tokoh penting GAM saat ini sama-sama ingin mengakhiri konflik agar rehabilitasi dan rekonstruksi dapat berjalan,” ujar Muharuddin usai menghadari 12 tahun perdamaian Aceh di Blang Padang, Banda Aceh, Selasa, 15 Agustus 2017.
Menurutnya, saat itu, kedua belah pihak juga bersedia menurunkan ego masing-masing. Tujuanya adalah satu, yaitu membangun kembali peradaban Aceh yang terpuruk pasca perang saudara dan sekaligus musibah tsunami yang meluluhlantakkan Aceh.