LHOKSEUMAWE — Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya mengakui anak usia dini dan kaum remaja banyak yang terjerat narkoba, mulai pemakai lem, ganja sampai sabu. Dari sekadar coba-coba, sudah candu sampai jadi pengedar. Namun berbagai usaha terus dilakukan pihaknya untuk mengurangi pengaruh narkoba di wilayahnya.
Saya sudah sampaikan ke perangkat desa, agar menggalakkan kegiatan kepemudaan di gampông-gampông, apakah itu olahraga, seni tradisi yang tidak melanggar syariat, atau kegiatan-kegiatan yang melibatkan generasi muda lainnya, kata Suaidi kepada portalsatu.com, Kamis, 10 Agustus 2017.
Bahkan katanya, agar pemuda gampông semakin semangat berkarya, kegiatan yang digalakkan tersebut dibuat dalam bentuk kompetisi. Seperti saat ini pihak Pemko bekerjasama dengan PSSI kota menggelar kegiatan turnamen sepakbola antar gampông.