TERKINI
NEWS

Kunjungi Ketua DPRA, Haji Uma Bahas UUPA

BANDA ACEH - Senator asal Aceh H. Sudirman atau Haji Uma melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan Ketua DPR Aceh Tgk. Muharuddin. Pertemuan tersebut berlangsung di…

SUDIRMAN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 504×

BANDA ACEH – Senator asal Aceh H. Sudirman atau Haji Uma melakukan kunjungan dan silaturahmi dengan Ketua DPR Aceh Tgk. Muharuddin. Pertemuan tersebut berlangsung di kediaman dinas Ketua DPRA di kawasan Blang Padang, Banda Aceh, Selasa, 8 Agustus 2017.

Haji Uma tiba sekitar pukul 11.00 WIB dan langsung disambut akrab oleh Tgk. Muharuddin. Dalam pertemuan selama hampir 2 jam tersebut, anggota Komite II DPD RI itu membahas kondisi dan perkembangan kekinian di Aceh, terutama terkait masalah UU Pemilu yang sempat menjadi polemik karena telah menggerus kekhususan Aceh yang telah diatur dalam UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh.

Menurut Haji Uma, terkait dengan persoalan terjadinya penggerusan kekhususan Aceh dalam UU Pemilu yang dirancang oleh DPR RI, perlu segera dilakukan upaya kolektif untuk melahirkan sebuah sikap politik dan langkah tindak lanjut bersama, khususnya DPRA dan Pemerintah Aceh serta juga Forbes Anggota DPR/DPD asal Aceh.

“Hal terpenting saat ini adalah menyampaikan sikap resmi dan membangun komunikasi politik dengan DPR RI dan Pemerintah Pusat sebelum UU Pemilu diundangkan dalam lembaran negara”, ujar Haji Uma melalui pers rilis kepada portalsatu.com.

Di samping itu, Haji Uma juga mengharapkan dukungan semua stakeholder di Aceh. “Karena bicara UU PA tidak semata-mata bicara nasib DPR atau DPD ke depan, tapi lebih jauh terkait dengan masa depan rakyat Aceh,” ucapnya lagi.

Sementara itu, Tgk. Muharudin mengemukakan, sikap DPR Aceh secara tegas menolak penerapan UU Pemilu di Aceh. Dalam hal ini, DPR Aceh dan Pemerintah Aceh telah membuat surat kesepakatan bersama untuk menolak UU Pemilu di Aceh. Lebih lanjut, menurut Tgk. Muharudin, dibutuhkan sinergisitas lintas stakeholder di Aceh untuk memperkuat upaya advokasi bersama kepada Pemerintah Pusat. 

“Musyawarah bersama antara eksekutif dan legislatif serta Forbes sangat bersifat urgen sehingga akan lahir sikap dan strategi bersama untuk menyelamatkan UU PA,” kata Ketua DPR Aceh.

Di akhir pertemuan, Haji Uma menyerahkan cenderamata sebagai bentuk penghargaan kepada Tgk. Muharudin.[] (*sar)

SUDIRMAN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar