SESUAI julukannya sebagai kota 1001 goa, Pacitan, Jawa Timur, punya begitu banyak goa yang layak dijadikan sebagai destinasi wisata. Goa itu terbentuk lantaran Pacitan memiliki topografi pegunungan karst atau kapur.
Juli lalu, kami mengunjungi Goa Gong yang diklaim sebagai goa terindah se-Asia Tenggara. Goa ini terletak di Desa Bomo, Kecamatan Punung, Donorejo Kota Pacitan, Jawa Timur. Empat puluh kilometer dari pusat kota atau empat puluh lima menit perjalanan dengan mobil.
Karena membawa kendaraan pribadi, kami wajib parkir di tempat yang disediakan. Perjalanan berlanjut dengan jalan kaki atau naik ojek menuju loket. Setelah sampai di loket dan membeli tiket, kami pun langsung menaiki puluhan anak tangga dan melintasi jembatan untuk mencapai mulut Goa Gong.
Sesampai di mulut goa, kami berjumpa dengan warga lokal yang menawarkan senter dan jasa pemandu. Kami sarankan, Anda menyewa senter sebagai alat penerangan di dalam goa yang tarifnya lima ribu rupiah. Jika perlu, Anda sewa juga jasa pemandu untuk tahu persis penjelasan detail tentang goa. Tidak ada harga yang di patok untuk jasa pemandu ini, sukarela saja.
Saat memasuki pintu goa kami disambut kilauan lampu sorot warna-warni yang menambah keindah goa. Ini masih ditambah dengan tetesan air dari langit-langit goa yang menandakan stalaktit masih hidup.