Ulama dari Universitas AlAzhar mendirikan kios di salah satu stasiun kereta di ibu kota Mesir, Kairo, untuk menjawab berbagai masalah agama yang diajukan masyarakat.
Anggota masyarakat yang menggunakan stasiun Shohadaa bisa bertanya langsung tentang apa saja, mulai dari tata cara beribadah, perkawinan, perceraian, hingga bagaimana mengatasi paham radikal.
“Kami ingin membantu masyarakat. Mereka bisa menghemat waktu dan tenaga dengan datang ke meja kami di stasiun ini,” kata Saeed Amer, wakil sekjen Al Azhar yang membidangi fatwa kepada kantor berita Reuters.
Sejak dibuka sekitar dua pekan lalu, tim ulama dari Universitas Al Azhar mencatat tak kurang dari 2.000 orang memanfaatkan kios tanya jawab. Sejumlah kalangan menyambut baik prakarsa ini, yang digambarkan sebagai upaya ulama untuk menjangkau lebih banyak warga masyarakat.
Mereka antara lain meminta agar kios-kios serupa didirikan di stasiun-stasiun lain di Kairo.
Sejak pertengahan Juli tak kurang dari 2.000 anggota masyarakat memanfaatkan kios tanya jawab agama. (Reuters)