KENDARI – Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Prof. Fachmi Idris, menjadi pembicara pada kegiatan Latihan Kader Kesehatan Nasional (LK-KESNAS) yang diselenggarakan Badan Koordinasi Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (Bakornas LKMI PB HMI) hari ini di Horison Hotel Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu, 30 Juli 2017.
Fachmi mengatakan dirinya juga berasal dari HMI dan ketika berada di forum dirinya merasa seperti mengulang masa lalu, saat itu dirinya pernah menjabat sebagai Ketua Umum Badan koordinasi Nasional Lembaga Kesehatan Mahasiswa Islam (Bakornas LKMI) PB HMI.
“Ber-HMI keuntungan jangka pendek yang didapat adalah pengalaman dan pemahaman organisasi, HMI bisa bertahan karena dari dulu hingga sekarang missionnya yang masih sama dan tidak pernah berubah, sehingga antara senior dan junior saat ini bisa dipastikan masih memiliki ciri khas yang sama,” katanya.
Fachmi menekankan setiap kader HMI harus mampu memberikan contoh yang baik dan memiliki kinerja yang bagus sehingga akan mudah dicari orang, berbeda dengan banyak kader HMI saat ini tarikannya lebih besar ke politik sehingga harapannya menjadi lebih besar.
Menurutnya, kader HMI harus mampu menjadi insan akademis, pencipta, serta pengabdi sebagaimana tujuan HMI itu sendiri yang telah dirumuskan dalam konstitusi dan Anggaran Dasar. Dalam paparannya tentang BPJS Fahmi menjelaskan bahwa pembayaran iuran dengan sistem gotong royong akan lebih memudahkan setiap anggotanya dalam memperoleh pelayanan kesehatan.