TERKINI
NEWS

Nafsah Terima Kursi Roda dari LPDA, Anaknya Jangan Sampai Putus Sekolah

LHOKSUKON - Lembaga Peduli Dhuafa Aceh (LPDA) menyerahkan bantuan kursi roda kepada Nafsah, warga Gampong Abah Lueng Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Rabu, 26 Juli…

SUDIRMAN Kontributor
DIPUBLIKASIKAN
WAKTU BACA 2 menit
SUDAH DIBACA 584×

LHOKSUKON – Lembaga Peduli Dhuafa Aceh (LPDA) menyerahkan bantuan kursi roda kepada Nafsah, warga Gampong Abah Lueng Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Rabu, 26 Juli 2017. Nafsah menderita penyempitan saraf dan kini tidak dapat berjalan lagi.

“Ibu Nafsah sudah enam tahun sakit. Awalnya penyempitan saraf, kini tidak dapat berjalan lagi dan hanya mampu merangkak, bahkan bisa dikatakan lumpuh. Ia sudah berobat ke banyak tempat, tapi tak kunjung sembuh. Ia hanya bisa pasrah karena sudah tidak punya uang lagi, hartanya sudah habis dijual untuk biaya pengobatan,” kata Musfendi, Ketua LPDA Aceh Utara kepada portalsatu.com, Kamis, 27 Juli 2017.

Musfendi menjelaskan, selama ini Nafsah tinggal bersama mertua dan dua anaknya yang masih sekolah. Statusnya masih bersuami, tetapi tidak dinafkahi lagi karena suami sudah menikah dengan wanita lain.

“Salah satu anaknya yang perempuan nyaris putus sekolah karena tidak ada uang untuk membeli seragam. Alhamdulillah, beberapa waktu lalu kita menjalankan program pembagian seragam sekolah bagi anak fakir miskin yang orang tuanya cacat atau lumpuh. Anaknya termasuk salah satu penerima bantuan,” ucapnya.

Musfendi menyebutkan, ke depan LPDA akan mencoba mencarikan solusi untuk pengobatan terapinya. Ia berharap ada donatur yang bersedia membantu, baik untuk pengobatan medis maupun beasiswa bagi anaknya yang baru masuk Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Nafsah tergolong keluarga miskin, bahkan rumah yang ditempatinya juga sudah bocor. Mari kita ringankan tangan untuk membantu sesama. Sangat disayangkan jika anaknya harus putus sekolah, hanya karena orangtua tiada daya,” ujar Musfendi.[]

SUDIRMAN
KONTRIBUTOR · ARGUMENTA.ID

Tulis Komentar