KUTACANE – Kutacane merupakan Ibu Kota Kabupaten Aceh Tenggara dan juga pintu masuk ke Taman Nasional Gunung Leuser. Untuk mencapai Kutacane, dapat melalui jalur darat sekitar enam hingga delapan jam dari Kabupaten Karo, Medan, Sumatera Utara.
Sementara dari pesisir Aceh, untuk menuju Kutacane kita bisa melewati Aceh Tengah dan Blangkejeren. Sepanjang jalan kita disuguhkan panorama indah Danau Lut Tawar, beberapa titik air terjun kecil dan juga hamparan gunung dan perbukitan yang hijau. Meski jalan terbilang mulus, tetapi pengemudi harus hati-hati karena jalan terjal penuh tikungan tajam dan jurang.
Dari jantung Kota Takengon, Aceh Tengah, akan memakan waktu antara lima hingga tujuh jam perjalanan menuju Blangkejeren. Setelah itu berlanjut dua hingga tiga jam untuk tiba di Kutacane dengan melewati Taman Nasional Gunung Leuser. Ada kalanya kita akan berpapasan dengan para wisatawan mancanegara yang berada di kawasan tersebut.
Para pengemudi sebaiknya memastikan BBM terisi penuh di tangki mobil, sebelum melewati Kota Takengon. Soalnya di kawasan Blangkejeren, BBM di SPBU hanya tersedia setengah hari, selebihnya cuma dijual di pedagang pengecer dengan harga relatif mahal, yaitu Rp10 ribu/liter untuk premium dan pertalite.
Untuk kuliner, akan sulit menemukan ikan laut segar di Kutacane. Rata-rata masyarakat setempat mengkonsumsi ikan air tawar atau ikan sungai, seperti lele, mujair, ikan nila, ikan mas, dan lainnya. Namun ada juga warung yang menyediakan ikan laut, meski kurang segar karena telah dibekukan terlebih dahulu. Bagi yang tidak suka ikan air tawar karena agak berbau, jangan khawatir. Banyak warung/rumah makan Padang yang menyediakan menu andalan udang dan ayam.
Berjarak 25 kilometer dari Kota Kutacane, masih di lintasan jalan nasional Kutacane – Medan, di kawasan Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, terdapat sebuah warung lesehan sederhana. Aneka menu perpaduan Aceh – Lampung sangat cocok di lidah, tentunya harga pun bersahabat di kantong.
Warung berukuran 3×8 meter itu berdiri di depan rumah bercat biru muda. Meski terlihat sederhana, tetapi rasa aneka kuliner yang disuguhkan boleh diacungi jempol.