BANDA ACEH – Pewaris Raja Negeri Daya, Tuanku Raja Saifullah Alaidin Riayat Syah, berharap pemimpin Aceh yang baru mampu menyingkirkan perbedaan dan bekerja keras membangun daerah. “Bersatu dalam satu wadah, yaitu Aceh,” kata Tuanku Raja Saifullah, beberapa hari lalu dalam diskusi ringan bersama portalsatu.com di Banda Aceh, Minggu, 9 Juli 2017.
Dia juga berharap Irwandi-Nova mampu meluruskan dan melaksanakan amanah rakyat yang tercantum dalam MoU Helsinki. “Baik menyangkut dengan lambang bendera Aceh, maupun yang menyangkut hak-hak Aceh dari perjanjian dengan Republik Indonesia,” ujarnya.
Meskipun demikian, Tuanku Raja Saifullah mengakui perjanjian Helsinki antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Republik Indonesia tersebut dilakukan melalui musyawarah. Artinya, kata dia, setiap musyawarah itu ada yang kesepakatannya maju dua langkah, tetapi ada juga yang mundur dua langkah. “Ada yang mengusulkan, ada yang menolak,” katanya.